x

TNI Kebut Timbunan Jembatan Sungai Merpati

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Mei 2026 15:58 0 28 Redaksi

BELAT, 18 Mei 2026 – Babinsa bersama personel TNI dan masyarakat Desa Sebele, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, melaksanakan percepatan pekerjaan pembangunan Jembatan Armco Sungai Merpati pada Senin (18/5/2026), dengan fokus utama pada penimbunan tanah dan penimbunan pondasi dinding yang kini terus dikebut di lapangan.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas alat dan tenaga manual berjalan simultan di dua sisi jembatan. Material tanah urugan dipadatkan secara bertahap untuk memperkuat struktur pondasi, sementara pekerjaan dinding penahan terus disesuaikan dengan kontur aliran sungai yang cukup dinamis.

Hingga hari ini, progres penimbunan tanah dan pondasi dinding tercatat telah mencapai sekitar 70,9 persen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding pekan sebelumnya, meski medan kerja masih dihadapkan pada kondisi akses terbatas dan pasang surut air sungai.

Pengerjaan di lokasi tidak berjalan tanpa tantangan. Material harus didistribusikan melalui jalur perairan menggunakan perahu, kemudian dilanjutkan dengan pengangkutan manual oleh personel gabungan TNI dan warga setempat. Kondisi ini menuntut tenaga ekstra dan koordinasi ketat di lapangan.

“Medan kerja cukup berat karena material harus dilangsir manual, namun kami tetap fokus agar target pekerjaan penimbunan bisa tercapai tepat waktu,” ujar salah satu personel di lokasi pembangunan.

Selain itu, perubahan tinggi muka air sungai juga menjadi faktor penghambat, terutama saat air pasang yang menyebabkan aktivitas konstruksi terhenti sementara hingga beberapa jam. Meski demikian, seluruh tim tetap melanjutkan pekerjaan secara bertahap ketika kondisi memungkinkan.

Pihak pelaksana menegaskan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas konstruksi. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Sebele dan Desa Penarah, sekaligus memperlancar mobilitas lebih dari seribu warga penerima manfaat.

“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membuka akses ekonomi dan sosial masyarakat,” tambahnya.

Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman, tertib, dan terkendali. Pekerjaan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh tahapan konstruksi jembatan selesai sesuai target.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x