x

Bukti Kontribusi BUMN, TINS Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 16:29 0 24 Redaksi

Jakarta, Porosterkini.com – PT Timah (Persero) Tbk (TINS), mencatatkan lonjakan kontribusi finansial yang signifikan bagi negara.

Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini menyetor Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,624 triliun sepanjang tahun 2025.

Angka ini menunjukkan kenaikan tajam sebesar 106,9 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp855,044 miliar.

Peningkatan setoran ke kas negara ini berbanding lurus dengan pemulihan kesehatan finansial perusahaan. Sepanjang tahun 2025, emiten berkode saham TINS ini sukses membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun.

Corporate Secretary PT Timah, Ruddy Nursalam, menegaskan bahwa, lonjakan kontribusi ini merupakan bukti nyata dari komitmen perusahaan sebagai entitas strategis nasional. PT Timah tidak hanya fokus pada target produksi, tetapi juga kepatuhan regulasi.

“Kontribusi melalui pajak dan PNBP merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh masyarakat dan negara,” ujar Ruddy melalui siaran pers resmi, Senin (18/5/2026).

Ke depan, PT Timah menyatakan akan terus memperkuat efektivitas keuangan dengan mengedepankan prinsip good mining practice dan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan (sustainable governance).

“Selain memberikan dampak langsung pada kas negara, TINS juga memastikan sirkulasi manfaat ekonomi tetap berjalan di tingkat akar rumput melalui optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan UMKM lokal di wilayah operasional perusahaan,” beber Ruddy.

Ruddy memaparkan, rincian komponen setoran Rp1,62 triliun tersebut bersumber dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Royalti dan Iuran Produksi (sebagai pemegang IUP) dan Bea Keluar.

Lonjakan laba bersih dan setoran pajak TINS mengindikasikan adanya perbaikan efisiensi operasional atau membaiknya harga komoditas timah global sepanjang 2025,” ungkapnya.

Kinerja fundamental yang berbalik kuat (turnaround) kata Ruddy, berpotensi meningkatkan kepercayaan pasar dan memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham TINS di Bursa Efek Indonesia.

“Kinerja fundamental yang berbalik kuat (turnaround), berpotensi meningkatkan kepercayaan pasar dan memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham TINS di Bursa Efek Indonesia,” tandasnya. (Rnd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x