
PENARAH, 23 Juli 2026 – Babinsa Desa Penarah dan Desa Degong Koramil 03/Kundur Kodim 0317/TBK, Serda Endra Syahputra, menghadiri sekaligus mendampingi pelatihan pengelolaan sagu yang digelar di Aula Kantor Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Kamis (23/7/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menghasilkan produk olahan sagu yang lebih berkualitas dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Sejak kegiatan dimulai, puluhan peserta yang terdiri dari warga dan pelaku UMKM mengikuti setiap sesi pelatihan dengan antusias. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas teknik pengolahan sagu yang baik, tetapi juga penguatan kualitas produk sebagai bekal menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Di sela kegiatan, Serda Endra Syahputra menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi desa.
“Sagu merupakan salah satu potensi unggulan di wilayah ini. Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin terampil mengolah hasil lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat ekonomi desa,” ujar Serda Endra Syahputra.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan aparat kewilayahan menjadi kunci dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan. Karena itu, Babinsa akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Pelatihan tersebut juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling bertukar pengalaman mengenai teknik produksi, pengemasan, hingga peluang pemasaran produk olahan sagu. Dengan meningkatnya kemampuan pelaku UMKM, diharapkan produk lokal Desa Penarah mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi merupakan bagian dari pembinaan teritorial Kodim 0317/TBK yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan desa melalui penguatan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi yang terus terjalin, potensi lokal diharapkan berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Tidak ada komentar