KARIMUN — Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata S.I.P. memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Karimun, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral, Kamis (1/10/2026). Di tengah jalannya upacara, ia menegur keras peserta yang masih menggunakan smartphone saat prosesi berlangsung.
Teguran tersebut disampaikan Andit selaku Inspektur Upacara setelah menemukan sejumlah peserta yang tidak mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap yang semestinya. Ia meminta seluruh peserta menghormati jalannya upacara dan menjaga kekhidmatan setiap prosesi.
“Harapan saya, ke depan seluruh peserta dapat lebih mengkhidmati dan menghargai tata tertib selama pelaksanaan upacara,” tegas Andit.
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, ASN, PGRI hingga mahasiswa. Peserta terdiri atas masing-masing satu SST Kodim 0317/TBK, Lanal TBK, Polres Karimun serta satu SST gabungan Kanwil Bea Cukai, Kemenkeu, Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Karimun dan Karantina Kesehatan Karimun.
Rangkaian upacara berlangsung dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila yang dipimpin Inspektur Upacara, pembacaan Pembukaan UUD 1945, ikrar, doa dan Andhika Bhayangkari.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Danlanal TBK Letkol Laut (P) Samuel C. Noya M.Tr.Opsla, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza S.T., M.M., Sekda Karimun Dr. Sularno, S.Sos., M.Si., serta perwakilan Kejari Karimun dan kepala OPD.
Upacara selesai pukul 08.20 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa disiplin bukan hanya bagian dari tata upacara, tetapi juga cerminan penghormatan terhadap nilai kebangsaan yang diperingati setiap 1 Oktober. Pedoman nasional Hari Kesaktian Pancasila 2026 juga menempatkan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, ikrar dan doa sebagai bagian pokok upacara.

Baca Juga: Babinsa Tanjung Batu Kota Rangkul Tokoh Tionghoa, Perkuat Kerukunan





