
Pengerjaan Jembatan Sungai Merpati Dikebut, Wermes dan Urugan Dikejar
BELAT, 25 Mei 2026 – Pekerjaan pembangunan Jembatan Sungai Merpati di Desa Sebele, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus dikebut di lapangan. Pada hari ini, tim pekerja terlihat fokus melakukan perataan tanah pada badan jembatan serta pemasangan wermes sebagai bagian dari penguatan struktur lantai.
Di lokasi, aktivitas berlangsung sejak pagi. Material tanah urugan diratakan menggunakan alat kerja lapangan untuk memastikan permukaan jembatan stabil dan siap untuk tahap pengecoran lanjutan. Di saat bersamaan, pemasangan wermes dilakukan secara bertahap sebagai rangka pengikat beton agar struktur jembatan lebih kuat dan tahan terhadap beban serta kondisi arus air.
Pekerjaan ini menjadi bagian penting dari pembangunan jembatan penghubung antara Desa Sebele dan Desa Penarah yang selama ini menjadi jalur vital mobilitas warga.
Seorang petugas di lapangan menegaskan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan agar target penyelesaian tidak meleset dari jadwal.
“Fokus kami saat ini memastikan perataan tanah benar-benar padat dan wermes terpasang sesuai standar teknis. Ini krusial untuk kekuatan jembatan ke depan,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, Babinsa setempat yang turut memantau kegiatan menekankan pentingnya proyek ini bagi masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya infrastruktur, tapi urat nadi ekonomi warga. Kami pastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, dan tepat waktu,” tegasnya.
Dari data teknis lapangan, jembatan ini memiliki panjang sekitar 6 meter dan lebar 7 meter, dengan kondisi medan yang dipengaruhi pasang surut air sungai. Oleh karena itu, setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menjaga kualitas dan keamanan konstruksi.
Hingga saat ini, progres pekerjaan terus menunjukkan perkembangan positif seiring intensitas kerja yang ditingkatkan di lapangan.
Dengan percepatan pekerjaan pada tahap perataan dan pemasangan wermes ini, diharapkan Jembatan Sungai Merpati segera memasuki tahap akhir konstruksi dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung strategis antar desa di Kecamatan Belat.
Tidak ada komentar