
BELAT, 20 Mei 2026 – Pembangunan Jembatan Armco di Sungai Mata Satu, Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, terus dikebut. Hingga Rabu (20/5/2026), progres pengerjaan fisik jembatan penghubung antarwilayah tersebut telah mencapai 75,4 persen.
Sejak pagi, aktivitas pengerjaan terlihat berlangsung intensif di lokasi pembangunan. Personel bersama pekerja fokus melaksanakan penimbunan tanah pada plat Armco serta perakitan besi cor bagian atas jembatan guna memperkuat struktur utama sebelum memasuki tahap penyelesaian akhir.
Jembatan dengan panjang 6 meter dan lebar 7 meter itu dibangun untuk memperlancar akses masyarakat Desa Penarah yang selama ini bergantung pada jalur penghubung tersebut. Infrastruktur ini nantinya diproyeksikan memberi manfaat langsung bagi sekitar 1.390 jiwa di wilayah setempat.
Di lapangan, alat dan material konstruksi terus dimobilisasi untuk mendukung percepatan pembangunan. Sejumlah item pekerjaan bahkan telah rampung sepenuhnya, mulai dari pengerjaan bowplank, abutmen, girder, lantai jembatan, hingga buk sandaran yang seluruhnya sudah mencapai 100 persen.
Sementara itu, tahapan lanjutan seperti pengerjaan diafragma, pemasangan besi pembatas, dan pengecatan dinding serta tiang jembatan masih menunggu proses penyelesaian struktur utama.
Salah satu personel di lokasi menjelaskan bahwa proses pengerjaan terus dimaksimalkan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Pekerjaan saat ini difokuskan pada penguatan struktur atas jembatan melalui penimbunan plat Armco dan perakitan besi cor. Kami optimistis progres akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Kondisi Sungai Mata Satu yang memiliki kedalaman air sekitar 2,5 meter serta potensi kenaikan debit saat banjir turut menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung. Meski demikian, situasi di lapangan masih aman dan mendukung kelancaran pekerjaan.
Pembangunan Jembatan Armco ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Belat.
Dengan progres yang terus meningkat, masyarakat berharap jembatan tersebut segera rampung sehingga akses transportasi dan mobilitas warga menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.
Tidak ada komentar